Kuota CPNS 2018 sebanyak 238.015 Resmi dibuka Sebentar Lagi.

Kuota CPNS 2018 sebanyak 238.015 Resmi dibuka Sebentar Lagi.

Pemerintah secara resmi menetapkan kuota CPNS 2018 sebanyak 238.015 orang. Penetapan ini dipertegas dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PermenPAN-RB) Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018.

Tampilan ilustrasi


Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 diterbitkan sebagai persiapan pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018.


"PermenPAN-RB ini akan menjadi dasar dalam pelaksanaan seleksi CPNS 2018," kata Karo Hukum Komunikasi Informasi Publik (HKIP) KemenPAN-RB Mudzakir yang dihubungi, Rabu (5/9).

Dia menjelaskan, berdasarkan PermenPAN-RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018, dinyatakan bahwa total alokasi penetapan kebutuhan untuk Instansi Pusat dan Daerah sejumlah 238.015. Dengan rincian Instansi Pusat sebanyak 51.271 dan Instansi Daerah sebanyak 186.744.

Cek formasi pusat >> DISINI

Cek formasi daerah >> DISINI

"Adapun prioritas penetapan kebutuhan PNS 2018 adalah bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur; jabatan fungsional, dan jabatan teknis lain," ucapnya.

Sumber: jpnn
Read More
Revisi Terbatas RUU ASN di Bahas Kembali. Honorer 35 Tahun Jadi PNS Tanpa Tes

Revisi Terbatas RUU ASN di Bahas Kembali. Honorer 35 Tahun Jadi PNS Tanpa Tes


Badan Legislasi (Baleg) DPR RI siap membahas revisi terbatas UU ASN (Aparatur Sipil Negara) yang diharapkan menjadi payung hukum honorer K2 (kategori dua) diangkat menjadi CPNS tanpa tes.

Baca juga!!



Namun, apakah kesiapan ini dibarengi pemerintah, anggota Baleg Bambang Riyanto mengaku tidak tahu.

"Dalam masa sidang ini bisa saja diagendakan pembahasan revisi UU ASN. Namun MenPAN-RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) yang baru siap enggak?," ujar Bambang kepada JPNN, Kamis (23/8).

Politikus Gerindra ini pesimistis akan ada perubahan besar dengan pergantian MenPAN-RB. Apalagi menteri baru hanya melanjutkan program yang sudah dijalankan pendahulunya.

"Sepertinya DIM (daftar inventarisir masalah) itu tidak akan selesai tahun ini. Menteri yang lama tidak menitipkan honorer K2, bagaimana bisa yang baru melanjutkannya," cetusnya.

Meski begitu Bambang berharap Komjen Syafruddin mau mendengar keluhan adanya masalah honorer K2.
Read More
Sepakat!! 2018 dan 2019 yang Diangkat Honorer K2 Saja. Bukan yang lain

Sepakat!! 2018 dan 2019 yang Diangkat Honorer K2 Saja. Bukan yang lain

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) terbaru memastikan hanya honorer K2 (kategori dua) yang akan dituntaskan, yang nantinya diatur di dalam revisi UU ASN (Aparatur Sipil Negara).


Ini sesuai aturan dalam PP 43 Tahun 2007 sebagai perubahan atas PP 48 Tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS, di mana ada larangan kepala daerah untuk mengangkat honorer lagi.

"Saya tegaskan lagi yang akan kami selesaikan hanya honorer K2 yaitu honorer yang sudah pernah dites pada 2013 tapi tidak lulus. Jumlahnya adalah 438.590 orang. Di luar itu kami tidak akan menyelesaikan karena memang ada aturan melarang merekrut honorer lagi," tutur Menteri Asman dalam rapat kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI membahas revisi UU ASN di Senayan, Jakarta, Selasa (10/7).

Dia menyebutkan, pihaknya sudah melakukan updating data honorer K2. Dari 438.590 honorer K2, yang profesi guru 157.210 orang, dosen 86, tenaga kesehatan 6.091, penyuluh 5 ribuan, dan tenaga administrasi 269 ribuan.

"Updating data honorer K2 kami lakukan dengan senyap. Tidak kami publish karena mencegah masuknya nama-nama baru honorer K2," ujarnya.

Daftar nama honorer K2 d database, lihat dibawah:


Dia menegaskan, honorer yang diangkat di atas 2005 bukan jadi tanggung jawab KemenPAN-RB. Sebab pemerintah sudah mengeluarkan aturan jelas bahwa tidak boleh lagi mengangkat honorer di atas 2005.

sumber: jpnn
Read More
Banyak Honorer K2 Tidak Layak di CPNS-kan !! ini Daftarnya...

Banyak Honorer K2 Tidak Layak di CPNS-kan !! ini Daftarnya...

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji mendukung langkah pemerintah untuk memberlakukan tes kepada honorer K2 (kategori dua), termasuk guru, yang ingin menjadi PNS.

ilustrasi


Demikian juga tes P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) bagi honorer yang tidak memenuhi persyaratan CPNS.

INFO !! DAFTAR HK2 yang TIDAK LAYAK. CEK DIBAWAH:


"Saya setuju dengan solusi pemerintah. Kalau dilihat kepentingan bangsa, memang harusnya orang-orang pilihan yang diserahkan tanggung jawab menjadi pendidik generasi penerus bangsa," kata Indra kepada JPNN, Kamis (26/7).

Dia menegaskan, tidak bisa sembarang orang diserahi tanggung jawab mendidik siswa. Bagaimana bisa maju pendidikan Indonesia bila gurunya berkualitas rendah.

Indra menilai, pemerintah sudah tahu jelas kualitas para guru yang memang butuh peningkatan kompetensi. Namun, posisi pemerintah serba salah bila harus memberhentikan honorer K2.

"Kalau diberhentikan, pasti chaos. Dan melihat tahun depan itu ada pilpres dan pileg pasti akan ada yg memanfaatkan situasi ini," ucapnya.

Dia juga mengimbau seluruh pihak tidak mendorong honorer K2 menjadi CPNS maupun P3K. Sebab, banyak yang tidak layak dipekerjakan sebagai aparatur sipil negara.
Read More
Bersyukur  !! Kesempatan Honorer Menjadi PNS Masih ada Dengan..

Bersyukur !! Kesempatan Honorer Menjadi PNS Masih ada Dengan..

Rapat kerja gabungan tujuh komisi (I, II, IV, VIII, IX, X, XI) DPR RI dan pemerintah tentang penyelesaian honorer K2 menghasilkan lima kesepakatan.


Walaupun raker gabungan yang dipimpin Utut Adianto ini digelar tertutup, tapi hasil tersebut sudah beredar di kalangan honorer K2.

"Kami sudah membaca hasil kesepakatannya. Paling tidak ada plus minusnya. Yang enggak tahu K2 jadi tahu bahwa masih ada honorer tersisa dan butuh diselesaikan," ujar Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Senin (23/7).

Berikut kesimpulan raker gabungan tersebut:

1. DPR RI dan pemerintah sepakat akan menyelesaikan status honorer K2 yang belum lulus tes sebanyak 438.590 orang paling lambat Desember dengan rincian sebagai berikut: Guru 157.210 (35,84 persen), dosen 86 (0,02 persen), kesehatan 6.091 (1,38 persen), penyuluh 5.803 (1,38 persen), administrasi 269.400 (61,43 persen).

Mereka akan di...




Read More