Banyak Honorer K2 Tidak Layak di CPNS-kan !! ini Daftarnya...

Banyak Honorer K2 Tidak Layak di CPNS-kan !! ini Daftarnya...

Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji mendukung langkah pemerintah untuk memberlakukan tes kepada honorer K2 (kategori dua), termasuk guru, yang ingin menjadi PNS.

ilustrasi


Demikian juga tes P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) bagi honorer yang tidak memenuhi persyaratan CPNS.

INFO !! DAFTAR HK2 yang TIDAK LAYAK. CEK DIBAWAH:


"Saya setuju dengan solusi pemerintah. Kalau dilihat kepentingan bangsa, memang harusnya orang-orang pilihan yang diserahkan tanggung jawab menjadi pendidik generasi penerus bangsa," kata Indra kepada JPNN, Kamis (26/7).

Dia menegaskan, tidak bisa sembarang orang diserahi tanggung jawab mendidik siswa. Bagaimana bisa maju pendidikan Indonesia bila gurunya berkualitas rendah.

Indra menilai, pemerintah sudah tahu jelas kualitas para guru yang memang butuh peningkatan kompetensi. Namun, posisi pemerintah serba salah bila harus memberhentikan honorer K2.

"Kalau diberhentikan, pasti chaos. Dan melihat tahun depan itu ada pilpres dan pileg pasti akan ada yg memanfaatkan situasi ini," ucapnya.

Dia juga mengimbau seluruh pihak tidak mendorong honorer K2 menjadi CPNS maupun P3K. Sebab, banyak yang tidak layak dipekerjakan sebagai aparatur sipil negara.
Read More
CPNS 2018 Banyak yang Tidak Lolos. Diganti untuk Honorer K2 ?

CPNS 2018 Banyak yang Tidak Lolos. Diganti untuk Honorer K2 ?

Rapat kerja gabungan tujuh komisi (I, II, IV, VIII, IX, X, XI) DPR RI dan pemerintah tentang penyelesaian honorer K2 menghasilkan lima kesepakatan.



Walaupun raker gabungan yang dipimpin Utut Adianto ini digelar tertutup, tapi hasil tersebut sudah beredar di kalangan honorer K2.

"Kami sudah membaca hasil kesepakatannya. Paling tidak ada plus minusnya. Yang enggak tahu K2 jadi tahu bahwa masih ada honorer tersisa dan butuh diselesaikan," ujar Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Senin (23/7).

Berikut kesimpulan raker gabungan tersebut:

1. DPR RI dan pemerintah sepakat akan menyelesaikan status honorer K2 yang belum lulus tes sebanyak 438.590 orang paling lambat Desember dengan rincian sebagai berikut: Guru 157.210 (35,84 persen), dosen 86 (0,02 persen), kesehatan 6.091 (1,38 persen), penyuluh 5.803 (1,38 persen), administrasi 269.400 (61,43 persen).

Mereka akan di...




Read More
Memperjuangkan Nasib !! HK2 Rela Menunggu Berjam-jam Hanya untuk

Memperjuangkan Nasib !! HK2 Rela Menunggu Berjam-jam Hanya untuk

Perjuangan honorer K2 (kategori dua) untuk mendapatkan status CPNS tidak diragukan lagi.


Mereka rela menunggu berjam-jam demi mendengarkan langsung rapat kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dengan tiga menteri (MenPAN-RB, Menkeu, Menkumham) membahas revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) 

"Enggak apa-apa menunggu. Namanya memperjuangkan nasib," kata Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Selasa (10/7).

Dari pantauan, mereka menunggu pelaksanaan raker di masjid. Ada juga yang memilih di balkon Baleg. Beberapa di antaranya bahkan tertidur karena lelah menunggu.

Terbaru !!

Cek nama HK2 masuk dalam revisi >> DISINI

Untuk mengisi perut kosong mereka urunan membeli pisang rebus dan roti. Ada juga yang memilih puasa Syawal untuk berhemat.

"Kami di sini sudah sejak pagi. Enggak tahunya rakernya molor karena ada rapat paripurna. Nanti kami langsung pulang biar hemat biaya," kata Ketua Forum Komunikasi K2 Jawa Barat Iman Supriatna.

Sumber:jpnn
Read More
Selamat!! Honorer K2 Khusus Guru Diangkat Lebih Dulu. Yang lain Sabar

Selamat!! Honorer K2 Khusus Guru Diangkat Lebih Dulu. Yang lain Sabar

Pemerintah memprioritaskan menyelesaikan guru honorer K2 (kategori dua). Dia menargetkan tahun ini sudah ada guru honorer K2 yang dijadikan aparatur sipil negara (ASN).

Namun, dari total 438.590 honorer K2 yang profesi guru hanya 157.210 orang dan 86 dosen.



"Kami berhasil lakukan simulasi 60 ribuan orang memenuhi kriteria dari guru. Sedangkan dosen tidak ada yang memenuhi kriteria. Saya perlu perhatikan umur yang di atas 35 tahun tapi saya harus mempertimbangkan aturan undang-undang juga," terang Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur dalam rapat kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Untuk tenaga administrasi sebanyak 269.400, Menteri Asman meminta untuk bersabar. Pihaknya masih butuh waktu untuk memverifikasi data-datanya by name by address.

Data validasi bisa Anda lihat >> DISINI

"Sebagai MenPAN-RB dan mantan anggota DPR, saya ingin menyelesaikan masalah ini tanpa melanggar undang-undang," tegasnya.

Dalam penyelesaian tenaga administrasi, terang Asman, KemenPAN-RB harus koordinasi dengan KemenkumHAM, KemenKeu, Kemendagri. Ini karena mereka (honorer K2) akan ditempatkan di daerah.

"Saya ingin belanja daerah sehat agar belanja pegawai di APBD tidak lebih dr 50 persen. Saya mohon kami diberi kesempatan untuk mencari solusi nanti. Hasil evaluasi terakhir akan kami sampaikan baik tertutup atau terbuka," tandasnya. (esy/jpnn)

Sumber:jpnn
Read More
DPR Sudah Sepakat Otomatis Seluruh Honorer K2 Diangkat Semua

DPR Sudah Sepakat Otomatis Seluruh Honorer K2 Diangkat Semua

Kesepakatan pemerintah dan tujuh komisi DPR RI dalam rapat kerja gabungan pada Senin lalu, disambut sukacita 438.590 honorer K2 (kategori dua).


Menurut Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih, kesepakatan yang diambil dalam raker tersebut merupakan langkah positif.

Dia berharap seluruh honorer K2 bisa terakomodir, diangkat semuanya menjadi CPNS, agar tidak menimbulkan masalah baru. "Kalau pemerintah dan DPR sudah sepakat otomatis seluruh honorer K2 diangkut semua. Jangan dipetakan lagi," ujar Titi kepada JPNN, Selasa (5/6).

Bila tidak diangkat semuanya, lanjut Titi akan menimbulkan kecemburuan di kalangan honorer K2. 438.590 honorer ini sudah menunjukkan dedikasinya kepada negara.

Daftar honorer K2 sejumlah 438.590 per kabupaten/Kota bisa dilihat dibawah:


"Jangan sampai sesama K2 dibenturkan. Kami berharap raker gabungan lanjutan akan memaparkan tahapan pengangkatan K2. Kami tidak ngoyo diangkat dalam tahun yang sama kok, asalkan aturannya sudah jelas dan pasti," tandasnya. (esy/jpnn)

Sumber jpnn
Read More